Beranda Blogging Nginx Mengatasi Nginx Error 404 Setelah Ganti Permalink

Mengatasi Nginx Error 404 Setelah Ganti Permalink

111
0
Mengatasi Nginx Error 404 Setelah Ganti Permalink

Mengatasi Nginx Error 404 Setelah Ganti Permalink – Bagi para pengguna wordpress sudah banyak yang beralih menggunakan nginx sevagai webserver mereka dibandingkan apache. Alasan yang mendasari hal ini karena nginx memiliki performas yang lebih baik dibanding apache. Nginx (baca: engine x) adalah server HTTP dan reverse proxy gratis berbasis open-source berkemampuan tinggi. Perangkat lunak ini diciptakan oleh Igor Sysoev pada tahun 2002, dan dirilis untuk pertama kalinya secara umum pada tahun 2004. Nginx terkenal karena performanya yang tinggi, stabil, memiliki banyak fitur, mudah dikonfigurasi, dan menggunakan sedikit sumberdaya pada server.

Chris Lea ketika di WordCamp SF 2008 pernah menganalogikan, Apache itu bagaikan Microsoft Word, memiliki jutaan fungsi tetapi Anda hanya butuh 6. Nginx melakukan 6 hal itu, dan dia melakukannya 50 kali lebih cepat daripada Apache.”

nginx-logo

Nginx biasanya dikenal sebagai Web server yang gesit dan efisien dalam menampilkan konten statik. Nginx diklaim minim dalam penggunaan memori dan sangat direkomendasikan untuk website-website yang berjalan di atas VPS. Untuk mengenal lebih dekat, marilah kita telaah bersama-sama alasan nginx bisa berlari lebih kencang.

Permasalahan yang sering terjadi bagi para pengguna wordpress adalah ketika mereka mengganti permalink. Sudah barang pasti pengguna wordpress mengganti permalink situs mereka dengan permalink yang lebih SEO Friendly. Hal tersebut dilakukan sebagai cara memaksimalkan SEO pada WordPress.

Ketika melakukan pergantian permalink, maka akan terjadi HTTP 404 Error Not Found pada semua halaman website kecuali halaman depan. Hal ini jika tidak dipersiapkan sebelumnya tentu akan membuat kita panik apalagi nginx tidak seperti apache cara settingannya.

Nah untuk mengatasi hal tersebut, disini ada solusi untuk mengembalikan halaman error 404 tersebut agar bisa kembali diakses. Yang perlu dilakukan adalah anda perlu membuka file konfigurasi virtual host Nginx untuk nama domain atau website anda terlebih dahulu (saya sarankan menggunakan nano text editor):

  • Webuzo: /usr/local/apps/nginx/etc/conf.d/common
  • Install manual: /etc/nginx/sites-enabled/[nama-domain-anda]
  • Install manual 2: /etc/nginx/sites-available/[nama-domain-anda]
  • VestaCP: /home/nama_user/conf/web/nginx.conf

Tentu saja abaikan yang ada di dalam kurung, gantikan dengan alamat website anda. Oh ya, biasanya lokasinya ada di salah satu direktori diatas. Jadi tidak perlu semuanya dicek dan ada. Kalau sudah ketemu, tambahkan kode berikut ini, bisa juga dibagian ahir.

<span class="hljs-attribute">location</span> / { 
  <span class="hljs-attribute">try_files</span> <span class="hljs-variable">$uri</span> <span class="hljs-variable">$uri</span>/ /index.php?q=<span class="hljs-variable">$request_uri</span>; 
}

Simpan perubahan konfigurasi anda dan setelah itu jangan lupa restart Nginx agar kode tersebut bisa langsung dimuat, kalau di CentOS anda bisa mengetikkan perintah berikut:

service nginx restart

Selesai.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here